Bos

Tabang

Dondang

Tari Kesultanan

Beluluh

Pulau Kumala

Bukit Bangkiray

BEKANTAN

Kaltim Park

Kaltim Park

Statistik

Hit hari ini : 96
Total Hits : 1,641,553
Pengunjung Hari Ini : 36
Pengunjung Online : 2
Total pengunjung : 447,114

Flag Counter

Home Berita dan Artikel

Berita dan Artikel

<< First < Previous 1 2 3 ... 67 Next > Last >>

 Festival Budaya Kampoeng Wisata Putak 2021 Dimasa Pandemi

Acara event Panen Padi & Nutuk Bahapm Kampoeng Wisata Putak 2021. Walau masih dalam situasi pandemi Covid-19, acara ini dilaksanakan secara offline dengan terbatas. Hal yang membanggakan walau di Dusun Putak jaringan GSM/Signal tidak terjangkau, namun daya upaya dilakukan sehingga dapat melaksanakan Virtual Live Event (Online). Event tahun ini dilaksanakn pada 22 - 23 maret 2021 kemarin, dengan beberapa agenda antara lain : Panen padi bersama antara wisatawan dengan masyarakat dan pengunjung lainnya menggunakan Gentuk (Ani - Ani). 
Diawali dengan ritual Adat Petik Merik, dilanjutkan dengan pembuatan Bahapm, permainan tradisional, pentas seni tari Dayak Tunjung - Benuaq, wisata alam Batu Dinding Tapa, Wisata Rohani Goa Maria Bukit Rahmat dan diakhiri dengan Workshop kerajinan tangan (Sulam Tumpar).Mewakili segenap masyarakat Desa Putak, ketua panitia, Jerry mengucapkan terima kasih yang tak terhingga dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang terlibat langsung dan mendukung pelaksnaan event kali ini. “Saya ucapkankan terimakasih atas semangat dan bantuan dari para masyarakat Dusun Putak, terutama Exotic Kaltim, Mahakam Explore, dan Pokdariws Terat Budaya serta dukungan dari Lembaga Adat Desa Loa Duri Ilir, Dinas Pariwisata Kabupaten Kutai Kartanegara dan Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur”, Ucapnya.
Kepala Desa Loa Janan Ilir, Fakhri Arsyad juga ikut menyampaikan sesuatu yang dapat dipetik dari penyelenggaraan Festival Budaya Panen Padi & Nutuq Bahamp yang dilaksankan di tengah Pandemi Covid-19 ini. “berbagai pelajaran yang dapat kita ambil dari terselenggaranya kegiatan ini, karena program kalender wisata harus tetap harus berjalan meski dimasa pandemi. Kita dituntut untuk terus berinovasi dan berkreasi untuk mengingkatkan wisatawan salah satunya dengan menyelenggarakan kegiatan-kegiatan secara online untuk memudahkan jangkauan masyarakat.” Jelas Fakhri. Adapun pihak yang terlibat dalam acara Nutuk Bahapm antara lain Pemerintah & Masyarakat Dusun Putak serta Pemerintah Desa Loa Duri Ilir, Lembaga Adat Dayak Tunjung Benuaq Ds.Loa Duri Ilir dan Kab.Kutai Kartanegara, Dinas Pariwisata Kab.Kutai Kartanegara, Dinas Pariwisata Prov.Kalimantan Timur, Mahasiswa S1 Pemerintahan Integrati UNMUL, Exotic Kaltim, Mahakam Explore, CSR PT.ANUGERAH BARA KALTIM & MITRA KERJA. PT.PAMAPERSADA NUSANTARA, PT.RPP CONTRACKTORS INDONESIA, PT.NUSA PERDANA INDAH, PT.KPP, TVRI KALTIM dan  sluruh Wisatawan & pengunjung.

 Keseruan Kegiatan Camping Komunitas Di Muara Badak

Dalam rangka HUT ke-8 Persatuan Pemuda Muara Badak, PPMB melaksanakan kegiatan Camping Komunitas part II di Pantai Jingga, Kecamatan Muara Badak. Kegiatan yang bertema Wisata Pantai Sebagai Penggerak Ekonomi Pesisir ini berlangsung dari tanggal 20-21 Maret 2021. Kegiatan ini juga tetap mengkedepankan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran rantai virus covid-19. Semua peserta juga diwajibkan menggunakan masker serta cuci tangan sebelum memasuki area kegiatan. Dalam Camping Komunitas ini, banyak rangkaian kegiatan seperti Sharing dan Edukasi bersama Akbar Haka selaku Wakil Ketua KEKRAF Kukar, Pentas Seni, pelepasan 1000 lampion dan agenda seru lainnya yang menarik peserta selama kegiatan ini berlangsung. 
egiatan ini menjadi kesempatan yang bagus untuk memperkenalkan wisata pesisir Muara Badak yang kaya akan potensi alam dengan suasana yang asri dipinggir laut, mengingat banyak peserta yang dari luar Muara Badak, seperti Samarinda, Bontang, Sangatta, sampai yang dari pulau jawa tepatnya dari Siduarjo.

 Pantai Panrita Lopi Kembali Gelar Festival Tahunan

Pantai Panrita Lopi kembali mengadakan event tahunan yaitu Festival Pantai Panrita Lopi Tahun 2021. Banyak lomba yang akan dilombakan, mulai dari lomba kuliner, lomba sepak bola pantai, lomba voli pantai, lomba foto & video, dan lomba memancing. Ada juga penampilan musik spesial dari azz & Reggae. Adapun semua informasi lomba-lomba terkait Festival Pantai Panrita Lopi bisa menghubungi panitia yang bersangkutan melalui ketua panitia, Ozi (089517985066), admin lomba festival, Vey (082139847499) dan Winda (081351194000). 
Pada Festival Pantai Panrita Lopi ini nantinya juga akan ada beberapa kegiatan yang tentunya memberikan edukasi kepada masyarakat Muara Badak khususnya generasi muda, untuk terus menjaga dan memelihara potensi wisata maritim di pesisir Kukar. Dengan agenda rutinan ini juga bisa menjadi perhatian khusus dari pemerintah daerah agar wisata ini lebih dikenal secara luas. 

 Panen Padi Apung Di Desa Wisata Muara Enggelam

Warga desa Muara Enggelam, Kabupaten Kutai Kartanegara, berinisiatif menyiasati potensi alamnya dengan mengembangkan tanam padi di atas permukaan air. Pasalnya hampir seluruh area di desa tersebut dikelilingi air. Inovasi ini dikembangkan atas inisiatif mandiri Kelompok Informasi Masyarakat KIM Bersinar Desaku Desa Muara Enggelam bekerjasama dengan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Panji Sejahtera Tenggarong. Bingkai media tanam ini terbuat dari bambu dan jaring buatan sendiri.
Media tanam lapisan tanah kurang lebih 5 cm di atas jaring. Lalu media tanam bambu yang sudah ditanami padi berukuran 2 x 6 meter ditempatkan pada air tenang agar menghindari gelombang. Nantinya pengembangan dari menanam padi media apung ini akan dilakukan demplot (metode penyuluhan kepada petani) agar bisa dijadikan contoh untuk pengembangannya. Ini merupakan langkah yang baik untuk masyarakat disana dalam memenuhi sumber karbohidrat di desa Muara Enggelam. Perbedaan padi apung dengan padi lain hanya terletak pada medianya saja. Dan teknik padi terapung juga sangat menguntungkan karena tidak terpengaruh apabila terjadi banjir. Dalam pengembanganya, padi apung di muara enggelam telah memanfaatkan bibit padi serai kuning yang merupakan bibit lokal Kukar. Selain menguntungkan dari segi penanamnya, padi apung ini juga terhitung cepat masa panennya. Dan hal ini sangat berguna bagi wilayah kecamatan Kukar yang khususnya berada di wilayah pingiran sungai. 
Padi apung ini di perkirakan dalam jangka waktu 100 hingga 120 hari bisa di panen. Metode ini sangat mungkin dikembangkan di beberapa wilayah Kecamatan Kukar khususnya di wilayah pinggiran sungai.

 Beberapa Wisata Di Kukar Mulai Dibuka

Sejumlah tempat wisata di kabupaten  Kutai Kartanegara mulai dibuka, khususnya tempat wisata yang dikelola oleh pihak swasta. Dibukanya tempat wisata di Kukar tersebut dilakukan mulai pekan kedua setelah pelaksanaan Kaltim Steril. Sejumlah tempat wisata yang dibuka diantaranya yaitu Taman Gubang, Pantai Panrita Lopi, Kembang Jaong, dan LadayaTempat wisata di kelola swasta boleh dibuka tetapi harus ada pembatasan dan peringatan dari Dinas Pariwisata bahwa pengunjung tidak boleh menginap di tempat wisata, biasanya hal itu sering terjadi di pantai. "Patroli terus dilakukan di tempat keramaian seperti pusat perbelanjaan, cafe, tempat hiburan, maupun obyek wisata, dari hasil pantauan memang tingkat pengunjung obyek wisata sangat minim, mungkin karena masyarakat pada malas keluar rumah, apalagi setiap weekend akses ruas jalan di tutup" kata Kepala Satpol PP Kukar Fida Hurasani kepada beberapa harian surat kabar lokal, Selasa (16/2/2021).
"Untuk tempat wisata saat Kaltim Steril pada pekan pertama, diketahui bahwa tempat wisata yang di kelola Pemerintah Daerah maupun swasta tutup, namun pada pekan kedua obyek wisata di kelola swasta sudah mulai di buka dengan catatan harus mengikuti kebijakan yang telah di tentukan" katanya. Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata Tauhid Afrilianor melalui Kepala Bidang Pengelolaan Obyek dan Sarana Kepariwisataan M Ridha Fatrianta mengatakan, untuk obyek wisata di kelola swasta tetap dibuka untuk masyarakat, namun harus menerapkan protokol kesehatan secara ketat. 
"Kami juga memantau obyek wisata di Kukar yang di kelola swasta untuk memberikan himbauan terkait menerapkan protokol kesehatan, membatasi kapasitas pengunjung yang datang ke objek wisata" kata Ridha Fitrianta.

 Deskripsi Lagu “Kukar Asia Wonders”

Kukar Asia Wonders merupakan brand baru pariwisata milik Kabupaten Kutai Kartanegara menggantikan Visit My Borneo yang sebelumnya menjadi brand pariwisata. Kukar Asia Wonder sendiri sudah diresmikan tahun 2020. Brand ini juga memiliki lagu agar para wisatawan lebih mengenal ciri khas dari pariwisata Kutai Kartanegara melalui lantunan lagu berjudul “Kukar Asia Wonders” atau dalam bahasa Indonesia yaitu Kukar Keajaiban Asia.Berikut lirik lagu Kukar Asian Wonder yang dibawakan musisi ternama lokal, Akbar Haka :
Berdiri di tengah
Tanah tuah himba
Alam kaya raya
Ramah berbudaya

Enggang muda perkasa
Pesut liar menyapa
Mulawarman
Titik nol dari Nusantara

Kukar Asia Wonders

Mahakam memanjang
Lembu Suana menjulang
Pasir pantai yang putih sampaikan salam

Hutan rimba lebat
Paru paru dunia
Matahari hangat dari khatulistiwa

Kukar Asia Wonders

 Nutuq Behamp Kembali Dilaksanakan Di Kampoeng Wisata Putak

Kampoeng Wisata Putak kembali melaksanakan Event tahunan Panen Padi & Nutuuk Bahapm thn 2021 dalam suasana pandemi Covid-19. Acara dilaksanakan dengan sederhana serta mengikuti protol kesehatan (Pedoman Pelaksanaan CHSE Event) dan pengunjung yang dibatasi sebanyak 50% dari peserta yang ditetapkan. Pendaftaran bisa menghubungi nomor kontak person yang tertera di gambar. Pendaftaran ditutup hingga tanggal 20 Maret.Acara Nutuq Bahamp 2021 dilaksanakan selama 2 hari sesuai jadwal yang tertera pada gambar yaitu hari Senin, 22 Maret – Selasa, 23 Maret 2021. 
Adapun acara ini nantinya juga disiarkan secara langsung melalui online atau streaming sehingga bisa disaksikan secara luas untuk wisatawan maupun masyarakat yang rindu dengan suasana upacara adat selama pandemi sempat vakum sesuai anjuran pemerintah. Tayangan siaran langsungnya bisa disaksikan di Facebook, Instagram, & YouTube dari Exotic Kaltim. Dengan protokol kesehatan yang diterapkan secara ketat, tidak mengurangi kehikmatan acara adat Nutuq Bahapm 2021 ini.

 Kukar Siap Kembangkan Tiga Destinasi Wisata Ini Di Tahun 2021

Di sepanjang tahun 2020 semenjak wabah covid-19 datang, dari semua OPD di Kutai Kartanegara, Dinas Pariwisata menjadi yang paling terdampak. Akibatnya investasi pariwisata selama 2020 ini hanya nol persen. Menyikapi hal ini, Plt Kepala Dinas Pariwisata Kukar, Bapak Thauhid Aprilian Noor mengatakan, saat ini pihaknya terus berupaya agar di tahun 2021 mendatang investasi pariwisata bisa mulai menaik.
"Selama tahun 2020 ini kami sudah dan terus akan menyusun FS (Feasibility Study) dan DED (Detail Engineering Design), dan di tahun 2021 juga obyek-obyek wisata yang menjadi aset wewenang pemerintah kabupaten akan tetap kita lakukan penyusunan FS dan DED sebagai bentuk inventarisasi aset agar bisa terus maju dan berkembang," kata Bapak Thauhid kepada media lokal yang mewawancarainya belum lama ini.Bapak Thauhid mengatakan, salah satu upaya untuk menarik investor ke Kukar ialah semua aset pariwisata harus dilakukan penyusunan kajian FS dan DED beserta kelengkapan lainnya.
 "Jadi dengan sudah kita susun maka kita mengkaji secara matang apa yang akan kita buat dari destinasi wisata yang sudah ada.”Salah satu calon destinasi wisata yang sudah disiapkan kajian DED di tahun mendatang adalah diorama museum digital jembatan Kartanegara, Jam Bentong dan Planetarium. "DED nya untuk tiga destinasi wisata itu maka akan kita tingkatkan prasarananya, misalnya untuk di Planetarium itu yang selama ini hanya seperti bioskop maka nanti akan kita desain seperti semacam astronot gitu, jadi sudah ada rancangan kita dengan menggunakan APBD dan beberapa akan kita lempar ke investor. 
Memang selama pandemi ini kami tidak bisa apa-apa karena obyek wisata kan tutup," kata Bapak Thauhid. 

 Perpaduan Hutan Mangrove & Pasir Laut Di Wisata Pantai Malabar

Sektor pariwisata memang salah satu yang merasakan hantaman keras pandemi COVID-19. Namun, bukan berarti tak ada geliat di tengah pembatasan. Sebuah objek wisata baru kini dibuka di Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kaltim. Wisata pantai baru yang dibuka itu bernama Pantai Malabar. Objek wisata ini menyuguhkan pasir pantai. Di atas pasir, pengunjung dapat menikmati olahraga seperti voli pantai dan senam. Selain itu, terdapat hutan mangrove yang masih asri di bibir pantai. Fasilitas wisata di Pantai Malabar tak perlu diragukan. Tersedia jembatan kayu dari halaman parkir kendaraan sampai menuju pasir pantai. Irul, pengelola pantai mengatakan, wisata Pantai Malabar baru dibuka pada 6 September (2020) lalu. Jumlah pengunjung bisa sampai 150 orang dalam satu hari ketika musim liburan. Ketika ramai, gazebo dengan tarif sewa Rp 30 ribu dan Rp 100 ribu, terisi penuh. Kini, pengelola pantai Malabar berencana menambah lagi gazebo. “Kami sedang mengumpulkan kayu untuk bangun lagi gazebo,” kata Irul.
Uniknya, gazebo sengaja dibangun pengelola pantai Malabar di atas air. Mirip seperti wisata di Bontang Kuala, Kota Bontang, Kaltim. Gazebo berada di antara hutan mangrove dan pasir pantai. Di bawahnya ada air pasang surut rawa. Salah satu pengunjung Pantai Malabar, Aya mengatakan tarif masuk wisata ini cukup hemat dan terjangkau.  “Sangat murah dibandingkan yang lain tarifnya. Untuk anak dan dewasa sama tarifnya Rp 5.000 per orang. Kalau kendaraan mobil Rp 10 ribu dan motor Rp 5 ribu,” kata Aya. Jika hendak ke pantai Malabar, lokasinya tak jauh dari pusat Kecamatan Muara Badak, 
Desa Tanjung Limau. Dapat ditempuh dengan waktu tak lebih 10 menit. Jalan menuju objek wisata ini terbilang mulus dan beraspal. Pengelola juga menerima pengunjung yang hendak menginap di pantai Malabar. Untuk lampu penerangan juga telah tersedia. “Sinyal agak hilang jika di Hutan Mangrove. Tapi, di pantai, sinyal kembali kuat,” kata Irul.

 Kutai Kartanegara Di Kaltim Tourism Virtual Expo 2021

Di awal bulan Maret akan ada ajang Virtual Expo yang berlangsung pada tanggal 1 Maret - 1 April 2021, dengan judul "Kaltim Tourism Virtual Expo 2021" yang mengusung tema Discover East Borneo, Paradise of The East. Terdapat 20 booth virtual berpartisipasi selama bulan Maret 2021, peluncuran Calendar Event Kaltim 2021, dan wisata Kaltim secara virtual 360.Kutai Kartanegara juga berpartisipasi dalam Virtual Expo ini bersama dengan Kabupaten/Kota yang ada di Kalimantan Timur. 
Dalam expo kali ini, Kutai Kartanegara menampilkan booth  pariwisata dengan menggunakan logo Kukar Asia Wonders sebagai city brandnya. Selain itu, Kukar juga menampilkan beberapa objek wisata unggulan seperti Sungai Hitam Samboja, Bukit Bengkirai, dan objek wisata terbaik yang ada di Kutai Kartanegara. Pameran Virtual Pariwisata Kaltim bertajuk "Discover East Borneo, Paradise of the East" Menampilkan pesona wisata Kaltim, ragam kuliner, kerajinan daerah, Kalender Event Kaltim dan Industri Pariwisata Kaltim. Juga akan ada webinar berikut kuis berhadiah souvenir khas daerah. 
Kegiatan pameran ini terselenggara atas dukungan dari UCLG ASPAC (The United City Local Government) Asia Pacific, dan kerjasama Dinas Pariwisata Kaltim dan KAI Wisata.Pameran ini diikuti oleh Dinas Pariwisata Provinsi dan Kab/Kota se-Kaltim, BPPD Kaltim & Industri Pariwisata, Dekranasda Kaltim, UCLG ASPAC, HMPI wilayah Kalimantan – Sulawesi. Pembukaan Pameran Virtual ini akan dilaksanakan pada Hari Senin, 1 Maret 2021 Pukul 15.00 Wita, secara virtual oleh Gubernur Kaltim sekaligus launching Kalender Event Kaltim 2021.

Even Tahunan

Even