Statistik

Hit hari ini : 731
Total Hits : 933,890
Pengunjung Hari Ini : 165
Pengunjung Online : 1
Total pengunjung : 210,220

Flag Counter

Home Even

Even

<< First < Previous 1 2 Next > Last >>

Erau Adat Kutai Jamu Kampong Muara Kaman


Februari - Februari


Erau Adat Kutai Jamu Kampong di laksanakan di Desa Sabintulung Kecamatan Muara Kaman, acara biasa dilaksanakan pada tanggal 3 – 9 Februari. Acara ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kukar, Dra. Sri Wahyuni. MPP., dan di hadiri oleh Putra Mahkota Kesultanan Kutai Kartanegara HAP Adipati Praboe Anoem Soerja Adiningrat, Camat Muara Kaman, Kepala Desa se Muara Kaman, unsur Muspika, tokoh agama dan tokoh masyarakat.



 



 


UPACARA ADAT MECAQ UNDAT


Mei 2017


Upacara Adat Mecaq Undat dilaksanakan di Kecamatan Tabang setiap Bulan Mei. Upacara Adat ini dilaksanakan untuk merayakan hasil panen yang melimpah oleh Suku Dayak Kenyah. Acara inti dari upacara adat ini adalah saat para wanita Dayak bersama-sama menumbuk beras hingga menjadi tepung, kemudian tepungnya diolah untuk kemudian dimakan beramai oleh semua yang merayakan pesta adat ini. Selain Upacara adat, pada malam harinya masyarakat setempat menampilkan sendratari yang menggambarkan perjalanan kedatangan Suku Dayak Lepoq Tukung dari daratan Cina ke Kecamatan Tabang.



mecaq undat



Hari Tanpa Bayangan Di Tugu Equator


08 Nopember 2017
Fenomena Titik Kulminasi D iTugu Khatulistiwa Marang Kayu



  


Peristiwa alam yang penting disekitar  tugu khatulistiwa / tugu Equator 
adalah saat terjadi titik kulminasi matahari, yaitu fenomena alam
ketika  matahari tepat berada digaris khatulistiwa. Titik kulminasi
matahari  atau  Ekinoks,  terjadi setahun  dua  kali  tepatnya  pada
tanggal 21-23 Maret dan 21-23 September. Pada saat itu posisi matahari
akan tepat berada diatas kepala, sehingga menghilangkan bayangan  tugu
khatulistiwa  dan semua  bayangan      benda benda disekitarnya.




Telah terjadi peristiwa alam yang menakjubkan itu disekitar  tugu
Khatulistiwa / tugu Equator yang berada di Desa Santan Ulu Kecamatan
Marang Kayu Kabupaten Kutai Kartanegara.   telah terbukti
titik kulminasi matahari tersebut, yaitu bayangan tugu dan semua benda –
benda  disekitarnya  menghilang. Kepala Seksi Pengelolaan Destinasi
Pariwisata , Aji Ali Husni, mengatakan bahwa proses menghilangnya
bayangan pada saat posisis matahari tepat berada diatas kepala terjadi
sekitar beberapa detik saat diterpa sinar matahari.  



Tugu Khatulistiwa / Tugu Equator yang berada di Desa Santan Ulu
Kecamatan Marang Kayu Kabupaten Kutai Kartanegara, berawal dari Hasil
Karya Bakti Latsitarda Nusantara XIV yang diresmikan pada tanggal 2 Juli
1993 oleh Panglima ABRI Jenderal TNI Faisal Tanjung. Kemudian
direnovasi oleh PT. Kaltim Methanol Industri dengan Kodim 0908 Bontang
dan diresmikan pada Tanggal 24 Maret 2011 oleh Rita Widyasari,S.Sos.,MM
Bupati Kutai Kartanegara, Aries Martanto Danrem 091/ Aji Surya
Natakesuma, Toshiya Taniguchi Direktur Utama dan Wardijasa Presiden
Komisaris PT. Kaltim Methanol Industri.



Mengenai tulisan plat dibawah anak panah tertera 00’, 00I, 00II, 117’,
21I, 47II Bujur Timur pada lambang Tugu Khatulistiwa adalah menunjukkan
posisis tepat Tugu Khatulistiwa saat ini berada pada 0 derajat, 0 menit,
dan 0 detik Lintang Utara, 117 derajat, 21 menit, 47 detik bujur Timur.







Hari Budaya


12 April





Kepala Dinas Pariwisata Dra. Sri wahyuni. MPP.,
mengatakan bahwa telah bekerjasama dengan Fisipol Unikarta yang diskusi
publiknya di pimpin langsung oleh Asisten IV Humas dan Kesejahteraan
rakyat, kemudian penetapan tanggal 12 April di ambil dari peristiwa
tembak moris sebuah momentum dimana tanah Kutai di bawah perlawanan 
kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura sebagai benteng budaya
bangsa menahan serangan tentara asing, pada bulan April juga
karakteristik budaya kehidupan masyarakat kutai tergambar melalui
aktifitas pesta panen padi Nutuk Baham yang telah berlangsung di desa
kedang ipil kecamatan Kota Bangun bertepatan dengan 12 April hari budaya
Kabupaten Kutai Kartanegara, merupakan lintas sejarah bagi semua unsur
masyarakat Kutai kartanegara dalam memajukan budaya dan adat
istiadatnya, penetapan hari budaya ini di maksudkan untuk mengembangkan
prilaku dan semangat gotong royong untung mengembangkan khasanah budaya
di seluruh wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara dengan tujuan menumbuh
kembangkan sifat apresiasi cinta budaya tetap lestari yang berkembang
Kutai Kartanegara. Hari budaya ini nantinya tidak hanya di laksanakan di
Tenggarong, tetapi juga di laksanakan di 18 Kecamatan sesuai dengan
karakteristik seni budaya masyarakatnya masing – masing. Kemudian di
harapkan nantinya akan ada banayak aktifitas pro budaya yang di
laksanakan sekolah, perguruan tinggi, badan usaha milik daerah maupun
perusahaan swasta lainnya. adapun bentuk pelaksanaan hari budaya dapat
berupa apresiasi seni, seminar, dan diskusi, penggunaan atribut budaya
dalam kegiatan resmi maupu aktifitas sosial, Exsebisi permainan
tradisional, gelar kuliner tradisional, pemberian penghargaan pada
pelaku budaya serta aktifitas lainnya yang mengusung nilai - nilai
budaya daerah. Sedangkan aktifitas budaya yang telah berlangsung seperti
festival desa budaya, Eifaf, dan Festival Kota Raja,tetap berlangsung
seperti biasa, perayaan hari budaya ini lebih untuk menumbuhkan sepirit
dan media kantong – kantong di luar ibukota Kabupaten kutai Kartanegara.





Kongres Dunia Ke 47 CIOFF


21 Oktober 2017 - 29 Oktober 2017



.


 


Pada
hari senin 6/3/2017 bertempat di Pendopo Etam,  Bupati Kutai
Kartanegara Rita Widya Sari dalam jumpa Press mengatakan bahwa Kutai
Kartanegara khususnya kota Tenggarong siap menjadi tuan rumah Kongres
CIOFF ke 47, menurutnya ini merupakan kebanggaan tersendiri bagi kita
sebab untuk pertama kalinya kongres CIOFF dilaksanakan di Indonesia ,
dan kota Tenggarong sebagai tuan rumah nya, hadir juga dalam kesempatan
itu Kepala Dinas Pariwisata Kukar Dra. Sri Wahyuni. MPP, Vice President
CIOFF Norbert Mueller, Presiden CIOFF Indonesia Said Rachmat.


 




 





FESTIVAL ERAU ADAT KUTAI AND INTERNATIONAL FOLK ART FESTIVAL


22 Juli 2017 - 30 Juli 2017


Festival erau dilaksanakan setiap Bulan Juli 2017. event ini sudah menjadi agenda nasional yang dilaksanakan setiap tahun di Kota Tenggarong. Acara - acara yang dilaksanakan berupa upacara - upacara adat Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, pertunjukan seni dan budaya dari berbagai daerah, lomba olahraga tradisional, lomba perahu naga, lomba perahu motor, expo dan pesta rakyat. Festival Seni Tradisi Internasional yang diikuti oleh 12 negara akan dilaksanakan bersamaan dengan Festival Erau mulai tanggal 22 Juli s/d 30 Juli 2017.



 











PERISTIWA MERAH PUTIH SANGA-SANGA


27 Januari 2017


Event Merah Putih Sanga – sanga dilaksanakan setiap 27 Januari  setiap tahunnya di Kota kecil Sanga – sanga. Event ini dilaksanakan untuk memperingati peristiwa heroik pengibaran Merah Putih di tengah penguasaan kolonial di kota minyak Sanga-Sanga pada tanggal 27 Januari 1947. Event ini diwarnai dengan rangkaian kegiatan untuk mengenang para pahlawan seperti lomba napak tilas perjuangan pahlawan, ziarah, uparaca parade, tahlilan, pameran pembangunan dan lomba olah raga rakyat.  



EVENT mp


* PELEPASAN NAPAK TILAS 4 WEB.jpg

FESTIVAL KOTA RAJA ( FKR )


27 September 2017 - 01 Oktober 2017


Kota Raja adalah sebutan lain untuk kota Tenggarong mengingat di kota inilah terdapat makam para raja yang dulunya merupakan pusat pemerintahan kerajaan Kutai Kartanegara Ing Martadipura. Festival Kota Raja dilaksanakan selama sebulan penuh, dari bulan September s/d Oktober. Festival ini dilaksanakan untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Kota Tenggarong yang jatuh pada tanggal 28 September. Event – event yang digelar merupakan event – event yang menarik dan spektakuler, gabungan antara seni tradisi dan kotemporer yang melibatkan para pelaku seni dan berbagai komunitas. Kegiatannya meliputi: Pesta Etam Segala, Semarak Seni Nusantara, Koetai Tempoe Doeloe, Lomba seni tari dan musik daerah, Tenggarong Clean, Green and Health, Movie-Fest, Arternative fotografi, Festival Lampion terbang, Kukar Fashion Art Carnival, Kukar Rock’in Fest, dan Pentas Musik Rakyat.



 



  



  





FESTIVAL KAMPUNG NELAYAN


Desember 2017


Festival Kampung Nelayan dilaksanakan di Kecamatan Muara Badak yang berada di daerah pesisir Kabupaten Kutai Kartanegara pada bulan September. Festival ini merupakan sebuah perayaan kebersamaan masyarakat nelayan di daerah pesisir tersebut. Kegiatannya meliputi bakar ikan massal, pentas seni budaya dan lomba olahraga tradisional.



 






 


FESTIVAL SENI TRADISI KUTAI


Juli


Festival Seni Tradisi Kutai dilaksanakan pada bulan Maret yang diikuti oleh desa-desa budaya yang ada di Kabupaten Kutai Kartanegara. Tempat pelaksanaan festival bergilirin antar desa budaya. Pertunjukkan seni tradisi yang ditampilkan beragam mulai dari tarian, musik maupun upacara adat masyarakat dayak, drama tradisional kutai yang dikenal dengan Mamanda.